Hai, Abah. Hari ini kami berdebar-debar mau tes usap antigen. Sesuai saran dokter, agar dilakukan 14 hari sejak tes terakhir. Karena di Pandeglang nggak ada tes PCR, maka kami ambil tes antigen.
Setelah anak-anak selesai sekolah dan sholat dhuhur, kami bergegas berangkat ke RS Permata Bunda (dr. Suradal) di daerah Kuranten, dekat SMP-mu ya, Bah. Bekal masker N95 dan nyetir mobil sendiri, biar nggak nularin orang kalau kami masih positif.
Seperti biasa, kalau mau tes usap kami deg-degan. Ternyata di sini sakit yaaa begitu alatnya dicolokin ke hidung, paling sakit sepanjang sejarahku puluhan kali swab test. #gaya Anak-anak pegangan aku terus selama tes. Bersyukur juga, kamu pasti nggak tahan kalau tes di sini, hehe. Ingat nggak, ketika tanggal 28 Januari kita tes di RS Mentari Tangerang, kamu teriak-teriak ketakutan, kacian. Sebenarnya sedih sih bah, kebayang swab test aja kamu takut, gimana menghadapi suntikan, ventilator, dan alat-alat rumah sakit. Aku selalu gemetar kalau ingat itu.
Setelah menunggu 15-20 menit, hasil tes keluar, alhamdulillah negatif. Ya Allah, hanya berkat-Mu kami berhasil melewati hampir sebulan melawan Covid19. Tapi… kulihat Ayal menatap kosong. “Aku sedih, bun, Abah nggak…,” katanya tercekat. Ah, Ayal juga merasakan, nak. Kami bertiga berhasil, tapi Abah tidak. Walaupun kami yakin Abah sudah syahid, sudah bahagia bersama Allah. Tetap saja sedih, Abah. Biasanya kan selalu berempat menghadapi tantangan apapun, kini hanya bertiga.
Untuk mengobati rindu, kami ziarah ke makammu. Kamu pasti dengar ya, Bah, salam dari anak-anak. Terus Ayal Ilham masih berantem nggak jelas. Abah juga pasti masih lihat tatapan Ayal di makam. Pastinya kami memberimu hadiah doa dan bacaan Al-Qur’an. Semoga nyampe ya, Bah.
Semoga Allah memberi kekuatan pada kami, untuk melanjutkan hidup yang fana, bertiga saja. Ah, nggak cuma bertiga. Ada keluarga, sahabat-sahabat kita, teman-temanmu yang jadi temanku juga sekarang, selalu bersama kami. Fabiayya ‘ala irabbikuma tukadzdziban.
Bahagia dirimu, ya, Bah. I love you more than you can imagine. ❤
Pandeglang, 24 Februari 2021